Oleh Layanan Berita Ekspres

COIMBATORE/CHENNAI/TIRUCHY: Ketua Menteri MK Stalin pada hari Selasa membuka pintu air waduk Mettur untuk mengalirkan air Cauvery untuk budidaya kuruvai di distrik delta. Ini adalah pertama kalinya sejak Kemerdekaan air dikeluarkan dari waduk untuk irigasi pada bulan Mei. Ini juga merupakan kali kedua sejak tahun 1947 pelepasan air terjadi tiga tahun berturut-turut sebelum tanggal adat 12 Juni.

Menurut seorang pejabat di Departemen Pekerjaan Umum (PWD Sumber Daya Air), waduk tersebut mendapat aliran masuk yang baik karena adanya hujan di daerah tangkapannya. Ketinggian air diperkirakan akan segera mencapai kapasitas penuh bendungan yaitu 120 kaki. Hingga Selasa pukul 08.00, ketinggian air mencapai 117.760 kaki. Sebanyak 125 tmcft (seribu juta kaki kubik) akan dilepas hingga 15 September.

Dari jumlah tersebut, 93,860 tmcft akan dilepaskan untuk mengairi 4,91,200 hektar di distrik Namakkal, Karur, Tiruchy, Thanjavur, Thiruvarur, Nagapattinam dan Mayiladuthurai dan 5,88 tmcft untuk 30,800 hektar di distrik Ar Cuddalure dan Ar Cuddalure. Sebanyak 5,22 lakh hektar kemungkinan akan diairi untuk budidaya kuruvai. Selain itu, listrik sebesar 460 megawatt akan dihasilkan oleh stasiun hydel di Mettur.

Para pejabat mengatakan aliran air mencapai 3.000 cuft pada hari Selasa. Volumenya akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 10.000-16.000 cusec pada bulan Juni dan 18.000 cusec pada bulan Agustus. Untuk mengaktifkan budidaya samba dan thaladie di lahan seluas 12,1 lakh hektar, 108,50 tmcft akan dilepaskan mulai 15 September hingga 28 Januari 2023.

Durai Murugan, Menteri Sumber Daya Air, Menteri Pemerintahan Kota, KN Nehru, Menteri Perhubungan, SS Sivasankar, MLA, MLA dan pejabat hadir dalam pelepasan air.

Petani dibesarkan
AKR Ravichander, seorang petani dari desa Ammayagaram di Thanjavur, menyambut baik pelepasan air terlebih dahulu. Ketika air dilepaskan pada atau setelah tanggal 12 Juni, panen di ladang kuruvai tertunda dan sering kali dipengaruhi oleh permulaan musim timur laut pada bulan Oktober. Hal ini membuat penjualan padi menjadi sulit karena kadar air di dalamnya lebih tinggi dari yang ditentukan yaitu 17%.

CM MK Stalin dan Menteri Durai Murugan meninjau pekerjaan pencabutan | mencetak

Dengan keluarnya air lebih awal, tanaman kuruvai dapat dikembangkan sebelum hujan turun. Selain itu, petani juga dapat menggalakkan budidaya lahan samba (September-Oktober) dan hal ini akan mengurangi kemungkinan serangan hama. “Kita juga bisa mengurangi penggunaan pestisida,” tambah Ravichander. Mendukung Ravichander, E Natarajan, seorang petani dari Illupur di Nagapattinam, mengatakan mereka sekarang memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan lahan untuk budidaya samba.

Decilasi hampir selesai
Kemudian, Durai Murugan mengatakan dalam siaran persnya bahwa 82% pekerjaan pembersihan lumpur di seluruh distrik delta Cauvery telah selesai dan sisanya akan selesai sebelum air dari bendungan Mettur mencapai saluran irigasi. Dia mengatakan, 4.047 km dari 4.964 km jaringan irigasi telah tertimbun lumpur. Pekerjaan dilakukan di kanal dan outlet dengan kecepatan 210 km per hari dengan bantuan mesin tambahan.

Sementara itu, koordinator AIADMK O Panneerselvam mengatakan dalam pernyataannya bahwa pelepasan air lebih awal dari bendungan Mettur akan mempengaruhi pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung di sepanjang Cauvery dan Vennar serta kanal dan subkanal Grand Anicut.

Hal ini akan mengakibatkan banyak air Mettur terbuang. Ketua Menteri harus berkonsultasi dengan semua pemangku kepentingan mengenai masalah ini dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah pemborosan air.

Selain itu, pembangunan check dam di Vennar, Cauvery dan Kudamurutti serta pekerjaan underbridge Adappanpallam masih belum selesai. “Para petani meyakini keluarnya air dari Grand Anicut pada 26-27 Mei akan mengakibatkan jebolnya (check dam) dan airnya terbuang percuma.

Selain itu, kontraktor terpaksa menyelesaikan pekerjaan dengan tergesa-gesa. Oleh karena itu, pemerintah harus menerapkan teknik pengelolaan air yang tepat untuk menyimpan air yang dikeluarkan dari bendungan Mettur,” kata Panneerselvam.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Data SGP